Ketahuilah Resiko Penyakit Daerah Kewanitaan Sebelum Memilih Grosir Celana Dalam Wanita

Cara Memilih Celana Dalam Wanita

Jangan asal membeli grosir celana dalam wanita, jika belum mengetahui cara untuk mencucinya. Daerah kewanitaan memang sangat sensitif  terhadap berbagai penyakit. Maka, untuk wanita menjaga kebersihan celana dalam merupakan sesuatu yang penting. 

Siapa sangka jika mencuci pakaian dalam merupakan hal sepele. Bukan hanya dapat menyebabkan beberapa enyakit, tetapi juga menyebabkan celana dalam melar atau pudar. Maka, ketahuilah cara mencucinya. 

Cara Mencuci Celana Dalam

Ada beberapa hal penting dalam mencuci pakaian dalam terutama celana dalam wanita ini. 

  1. Segera mencuci

Jika yang masih bermalas-malasan untuk mencuci pakaian dalam terutama celana dalam, segera ubahlah kebiasaan itu. Pastikan harus sering mencuci celana dalam dan jangan biarkan menumpuk berhari-hari. Hal itu berpotensi sebagai sarang penyakit. 

  1. Pisahkan dari pakaian lainnya

Bukan hanya pakaian berwarna dan putih saja yang dapat dipisahkan. Melainkan celana dalam juga harus dipisahkan dari yang lainnya. Dengan tujuan agar tidak kelunturan dengan yang lain. Selain itu, agar tidak terkontaminasi kotoran di pakaian lain. 

  1. Mencuci dengan tangan

Sebaiknya dapat mencuci pakaian dalam dengan tangan saja. Mesin cuci mendorong adanya kerusakan pada pakaian dalam. Hal itu yang terkadang menyebabkan karet cepat mulur. 

  1. Deterjen khusus 

Jika sudah mengenal bahan dari celana dalam tersebut, pastinya harus mengetahui deterjen yang cocok untuk bahannya. Sebagai alternatifnya, dapat mencuci celana dalam dengan sampo bayi yang memiliki formula lembut. 

  1. Jangan merendam terlalu lama 

Hindari merendam celana dalam terlalu lama. Hal ini membuat serat pada bahan tersebut menjadi rusak. Selain itu, juga merubah bentuk asli dari pakaian dalam tersebut. 

Bagi yang ingin membeli grosir celana dalam wanita pastikan tidak malas untuk mencuci pakaian dalam yang satu ini.

Resiko Malas Mengganti Celana Dalam 

Jangan sampai para wanita terlalu malas dalam mengganti celana dalam. Hal ini akan menimbulkan resiko penyakit. 

  1. Gatal 

Rasa gatal biasanya terjadi karena adanya penumpukan bakteri pada celana dalam yang jarang diganti. Jika, rasa gatal ini hanya dibiarkan, akan menyebabkan iritasi yang lebih serius. 

  1. Bau tidak sedap 

Penumpukkan bakteri pada celana dalam dapat menebabkan bau yang tidak sedap. Terutama jika perempuan yang sedang mengalami keputihan. 

  1. Infeksi jamur 

Organ intin yang lembab dan adanya penumpukkan kuman juga medukung tumbuhnya jamur. 

Biasanya penyebab daerah lembab tersebut karena keringat yang berlebihan. 

  1. Infeksi saluran kemih 

Infeksi saluran kemih ini merupakan salah satu penyakit yang dapat menyerang perempuan. Infeksi ini terjadi karena bakteri kolon muncul di daerah kemaluan. Gejala yang dirasakan biasanya sering buang air kecil, nyeri ketika kencing, urin bau, hingga ada nanah atau darah. 

Maka, sebagai wanita jangan asal membeli secara grosir celana dalam wanita. Jika sudah membeli banyak tetapi tidak rajin membersihkannya, bisa menjadi sarang penyakit.