Kenali Pengertian OEM Kosmetik dan Perbedaannya Dengan ODM

Kosmetik

OEM Kosmetik atau yang lebih dikenal dengan Original Equipment Manufacturer merupakan salah satu sistem penjualan dimana sebuah perusahaan bisa membeli produk dari perusahaan lain untuk dijual sendiri. Hal ini juga berlaku pada sistem ODM yang mulai banyak dilirik oleh perusahaan besar.

Sistem OEM juga sering digunakan oleh perusahaan kosmetik yang ingin menjual produk jadi, namun tetap membubuhkan brand atau merk yang dibuat sendiri. Lebih lanjut mengenai OEM kosmetik, berikut ini merupakan beberapa pengertian dan penjelasan terkait sistem tersebut.

Tentukan Spesifikasi Sendiri, Jual ke Pihak Lain

Original Equipment Manufacturer adalah sistem penjualan dimana sebuah perusahaan bisa membeli produk dan berbagai komponen produk dari pihak lain. Perusahaan yang membeli produk tersebut hanya membeli produk yang sudah jadi. Meski begitu, perusahaan yang membeli produk diperbolehkan untuk mengubah brand atau merk dagang yang digunakan untuk menjual.

Ke depannya, perusahaan pembeli diperbolehkan untuk menjual kosmetik dengan merk dagang baru yang telah ditentukan. Namun, sebenarnya barang yang dijual merupakan barang yang diproduksi oleh perusahaan penjual. Sistem yang digunakan hampir sama dengan sistem franchise dimana perusahaan yang membeli produk tidak perlu memikirkan proses produksi dan pembuatan berbagai komponen yang diperlukan untuk menjual produk tersebut.

Perusahaan Lain Tidak Turut Andil Menentukan Komponen Produk

Poin yang juga menjadi ciri khas sistem OEM adalah cara penentuan komponen produk dan sistem produksi kosmetik yang dilakukan oleh pihak penjual brand. Pada dasarnya, pihak penjual brand atau perusahaan yang menjual produk memiliki hak penuh untuk menentukan spesifikasi produk dan menentukan produk seperti apa yang akan dijual.

Hal ini memiliki perbedaan yang mendasar dengan sistem ODM. Pada sistem ODM, pihak perusahaan pembeli produk berhak mengajukan permintaan tertentu sekaligus menentukan produk seperti apa yang harus diproduksi. OEM memudahkan perusahaan penjual produk untuk membuat produk karena mereka masih memiliki hak penuh untuk menentukan.

Penentuan produk berlaku untuk seluruh komponen produk mulai dari bahan baku, kegunaan, target pasar hingga kemasan yang dipilih untuk produk tersebut. Setelah pihak perusahaan pembeli melakukan transaksi untuk menjual produk tersebut, perusahaan pembeli berhak untuk memberikan merk dagang baru pada produk yang telah dibeli.

Dengan kata lain, perusahaan pembeli memiliki hak penuh untuk membeli nama baru, namun tidak memiliki hak untuk membuat produk sendiri. Seluruh spesifikasi produk dan cara produksi sudah ditentukan oleh pihak perusahaan penjual. Bila digunakan sebagai sistem penjualan kosmetik, sistem ini sangat menguntungkan untuk kedua belah pihak.

Bukan hal yang asing bila saat ini OEM semakin banyak diminati untuk menjual berbagai produk kosmetik. OEM kosmetik terbukti menguntungkan dan memudahkan perusahaan penjual dan pembeli untuk menjual produk secara optimal.